PU-net

BASIS DATA
PUSAT PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT WILAYAH III

Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) Tabanan

Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) Tabanan

Tabanan
Provinsi Bali

FUNGSI KOTA
Pusat Pertumbuhan Baru
KLASIFIKASI UKURAN KOTA
Kawasan Perdesaan
JUMLAH PENDUDUK
56.319 Jiwa
LUAS WILAYAH
2.61,67 Km2
WEBSITE PEMERINTAHAN

DELINEASI KAWASAN

Pengembangan KPPN Tabanan meliputi Kecamatan Selemadeg, Kecamatan Selemadeg Barat, Kecamatan Selemadeg Timur, Kecamatan Kerambitan, Kecamatan Pupuan. Kelima kecamatan tersebut terdiri 23 desa dari 60 desa yang ada.

Luas kawasan KPPN Tabanan dari 5 Kecamatan tersebut yaitu seluas 26.167,70 Ha, yang terdiri dari 23 Desa terpilih berdasarkan kesepakatan dengan pihak Pemerintah Daerah dalam hal ini Bappeda dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tabanan, dengan rincian sebagai berikut:

No Kecamatan Desa Luas (Ha)
1 Kerambitan Sembung Gede 683
2 Kerambitan Kesiut 184
3 Kerambitan Timpag 465
4 Pupuan Belimbing 2606,6
5 Pupuan Sanda 849
6 Pupuan Batungsel 1619
7 Pupuan Kebon Padangan 1523
8 Pupuan Munduk Temu 2255
9 Pupuan Padangan 433
10 Pupuan Jelijih Punggung 908
11 Pupuan Belatungan 1444
12 Pupuan Karyasari 689
13 Salamadeg Timur Gunung Salak 1014
14 Salamadeg Timur Gadungan 934
15 Salamadeg Timur Dalang 750
16 Salamadeg Barat  Mundeh 1414,7
17 Salamadeg Barat Mundeh Kangin 1047
18 Salamadeg Barat Lumbung 1730
19 Salamadeg Barat Lumbung Kauh 1444
20 Salamadeg Barat Angkah 1725
21 Selemadeg Wanagiri 1427,5
22 Selemadeg Pupuan Sawah 217,4
23 Selemadeg Wanagiri Kauh 805,5

 

JUMLAH PENDUDUK

Jumlah penduduk di kawasan KPPN Tabanan yang terdiri dari 5 Kecamatan dan 23 desa yaitu sebanyak 56.319, dengan rincian sebagai berikut:

No Kecamatan Desa Jumlah Penduduk (jiwa)
1 Kerambitan Sembung Gede 3927
2 Kerambitan Kesiut 2260
3 Kerambitan Timpag 3209
4 Pupuan Belimbing 5564
5 Pupuan Sanda 1535
6 Pupuan Batungsel 3057
7 Pupuan Kebon Padangan 3123
8 Pupuan Munduk Temu 3806
9 Pupuan Padangan 2245
10 Pupuan Jelijih Punggung 1283
11 Pupuan Belatungan 2607
12 Pupuan Karyasari 1962
13 Salamadeg Timur Gunung Salak 1686
14 Salamadeg Timur Gadungan 2832
15 Salamadeg Timur Dalang 2377
16 Salamadeg Barat  Mundeh 2554
17 Salamadeg Barat Mundeh Kangin 2065
18 Salamadeg Barat Lumbung 1809
19 Salamadeg Barat Lumbung Kauh 1169
20 Salamadeg Barat Angkah 2122
21 Selemadeg Wanagiri 2347
22 Selemadeg Pupuan Sawah 786
23 Selemadeg Wanagiri Kauh 1994

POTENSI KAWASAN

Pertanian

Dari 23 desa yang termasuk dalam deliniasi KPPN Tabanan memiliki potensi mayoritas pada sektor pertanian dengan subsektor peternakan, perkebunan dan tanaman pangan. Subsektor peternakan yang menonjol yaitu produksi unggas (telur dan daging ayam). Subsektor ini sangat potensial mendukung perekonomian daerah, selain ternak sapi dan ternak babi. Adapun subsektor perkebunan yang terus menjadi primadona adalah kopi dan beberapa hasil perkebunan lain seperti kelapa dan kakao. Kondisi fisik kawasan perdesaan prioritas Tabanan secara keseluruhan sangat subur untuk pertanian. Sektor pertanian ini merupakan keunggulan utama di Kabupaten Tabanan, hingga menjadi unggulan di Provinsi Bali.

Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) Tabanan memiliki fungsi sebagai PKL (Pusat Kegiatan Lokal) dalam sistem pusat kegiatan dalam Rencana Struktur Ruang Kabupaten Tabanan. Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) Tabanan memiliki beragam potensi alamnya, mulai dari perkebunan, peternakan dan tanaman pangan. Seperti diketahui Kabupaten Tabanan merupakan lumbung padi bagi Provinsi Bali. 

KINERJA INFRASTRUKTUR

A. Jaringan Jalan

Jalan adalah prasarana yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam memperlancar mobilitas penduduk dan kegiatan perekonomian suatu daerah. Semakin tinggi tingkat pembangunan suatu daerah, otomatis akan menuntut pembangunan jalan untuk mempermudah mobilitas dan memperlancar arus perdagangan antar daerah. Panjang jalan diseluruh Kabupaten Tabanan hingga tahun 2015 tercatat sepanjang 1.057,11 km yang 81,28 persen diantaranya jalan kabupaten. Adapun kondisi jalan kabupaten Tabanan sampai saat ini, seperti yang dikeluarkan oleh BPS Kabupaten Tabanan menunjukkan 35% dalam keadaan baik dan 27% dalam keadaan rusak berat.

B. Sumber Air Baku dan Irigasi

Kabupaten Tabanan merupakan salah satu sentral produksi tanaman pangan di Provinsi Bali. Jumlah produksi tanaman pangan Kabupaten Tabanan adalah yang terbesar di Propinsi Bali. Melihat besarnya potensi pertanian sawah (tanaman pangan) di Kabupaten Tabanan, maka kebutuhan akan ketersediaan air baku dan jaringan irigasi penting. Luas lahan sawah di Kabupaten Tabanan dengan jenis pengairan irigasi sederhana yaitu 21.714 Ha. Terdapat beberapa sumber air baku di Kabupaten Tabanan, baik yang alami dan buatan, yaitu sungai, danau, waduk, mata air dan sumur gali, serta potensi air tanah.

2016 - Penyusunan Masterplan dan Pra DED KPPN Tabanan (Deluxe) TAMPILKAN
UNDUH

Penyusunan Masterplan dan Pra DED dimaksudkan untuk merencanakan pengembangan KPPN yang berbasis keberlanjutan, efisiensi, efektif dalam pemanfaatan sumber daya alam dan dalam mengoptimalkan distribusi barang dari desa ke kota serta sebagai stimulan bagi kawasan perdesaan berkembang melalui masukan kebijakan dan indikasi program pembangunan keterpaduan infrastruktur dari pemerintah dalam rangka membangun desa di kawasan perdesaan berikut:

  • Kawasan Tabanan: Sebagai kawasan pusat pertumbuhan baru pada sektor pertanian dan pariwisata yang menghubungkan desa-kota di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali.