PU-net

BASIS DATA
PUSAT PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT WILAYAH III

Metropolitan Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan

Sarbagita

Provinsi Bali

FUNGSI KOTA
Pusat Kegiatan Nasional (PKN)
TANGGAL PEMBENTUKAN
2011-07-27
KLASIFIKASI UKURAN KOTA
Metropolitan
JUMLAH PENDUDUK
2.388.680 jiwa (2016)
LUAS WILAYAH
732,67 km2

DELINEASI KAWASAN

Kawasan Metropolitan Sarbagita terdiri dari 15 Kecamatan yang berasal dari 1 Kota dan 3 Kabupaten. Rincian jumlah kecamatan per kabupaten dan kota adalah sebagai berikut:

  • Seluruh wilayah Kota Denpasar terdiri dari 4 kecamatan (Kecamatan Denpasar Utara, Kecamatan Denpasar Timur, Kecamatan Denpasar Selatan, Kecamatan Denpasar Barat)
  • Sebagian wilayah Kabupaten Badung terdiri dari 5 kecamatan (Kecamatan Abiansemal, Kecamatan Mengwi, Kecamatan Kuta Utara, Kecamatan Kuta, Kecamatan Kuta Selatan)
  • Sebagian wilayah Kabupaten Gianyar terdiri dari 4 kecamatan (Kecamatan Sukawati, Kecamatan Blahbatuh, Kecamatan Gianyar, Kecamatan Ubud)
  • Sebagian wilayah Kabupaten Tabanan terdiri dari 2 kecamatan (Kecamatan Tabanan dan Kecamatan Kediri)No.Kabupaten/KotaKecamatan
    No. Kabupaten/Kota Kecamatan
    1. Kota Denpasar Denpasar Utara Denpasar Selatan
    Denpasar Timur Denpasar Barat
    2.

    Kabupaten Badung

     

    Abiansemal Kuta
    Mengwi Kuta Seltan
    Kuta Utara  
    3. Kabupaten Gianyar Sukawati Gianyar
    Blahbatuh Ubud
    4. Kabupaten Tabanan Tabanan Kediri

LUAS KAWASAN

Luas kawasan Metropolitan Sarbagita pada tahun 2015 yaitu sebesar 73.267,43 hektar, dengan rincian sebagai berikut:

No. Kabupaten/Kota Kecamatan Luas (Ha) Kecamatan Luas (Ha)
1. Kota Denpasar Denpasar Utara 2.732,73 Denpasar Selatan 5.048,14
Denpasar Timur 2.691,2 Denpasar Barat 2.439
Luas Kota Denpasar 12.911,07
2.

Kabupaten Badung

Abiansemal 6.824,76 Kuta 2.085,64
Mengwi 8.587,55 Kuta Seltan 10.369,36
Kuta Utara 3.579,61    
Luas Kabupaten Badung 31.446,92
3. Kabupaten Gianyar Sukawati 5.466,78 Gianyar 5.183,64
Blahbatuh 3.909,59 Ubud 4.423,85
Luas Kabupaten Gianyar 18.983,86
4. Kabupaten Tabanan Tabanan 4.438,5 Kediri 5.487,08
Luas Kabupaten Tabanan 9.925,58

JUMLAH PENDUDUK

Jumlah penduduk Metropolitan Sarbagita pada tahun 2016 yaitu sebanyak 2.388.680 jiwa, dengan rincian sebagai berikut:

No. Kabupaten/Kota Kecamatan Jumlah Jiwa Kecamatan Jumlah Jiwa
1. Kota Denpasar Denpasar Utara 197.970 Denpasar Selatan 286.060
Denpasar Timur 153.480 Denpasar Barat 259.790
Jumlah Jiwa Kota Denpasar 897.300
2.

Kabupaten Badung

Abiansemal 91.280 Kuta 102.770
Mengwi 130.040 Kuta Seltan 152.600
Kuta Utara 127.400    
Jumlah Jiwa Kabupaten Badung 604.090
3. Kabupaten Gianyar Sukawati 120.910 Gianyar 92.290
Blahbatuh 70.290 Ubud 72.860
Jumlah Jiwa Kabupaten Gianyar 356.980
4. Kabupaten Tabanan Tabanan 438.500 Kediri 91.810
Jumlah Jiwa Kabupaten Tabanan 530.310
Jumlah Penduduk Metropolitan Sarbagita 2.388.680

RENCANA TATA RUANG KAWASAN METROPOLITAN SARBAGITA

Kawasan Metropolitan Sarbagita telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Presiden No. 45 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita).

Perpres tersebut mengatur mengenai peran dan fungsi Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Sarbagita, cakupan, tujuan, kebijakan, strategi, rencana struktur ruang, rencana pola ruang, arahan pemanfaatan ruang, dan arahan pengendalian pemanfaatan ruang, serta peran masyarakat dalam penataan ruang Kawasan Perkotaan Sarbagita. Selain itu, Perpres juga memuat Peta Rencana Struktur Ruang Kawasan Perkotaan Sarbagita, Peta Rencana Pola Ruang Kawasan Perkotaan Sarbagita, dan Indikasi Program Utama Lima Tahunan Arahan Pemanfaatan Ruang Kawasan Perkotaan Sarbagita.

Kebijakan Tata Ruang Nasional menempatkan Metropolitan Sarbagita sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) sekaligus Kawasan Strategis Nasional (KSN). Kedudukan Kawasan Perkotaan Sarbagita sebagai KSN adalah Rehabilitasi/Revitalisasi Kawasan dengan sudut Kepentingan Ekonomi (Lampiran X PP 13/2017: Penetapan Kawasan Strategis Nasional).

Kebijakan penataan ruang Kawasan Perkotaan Sarbagita meliputi:

  1. Pengembangan keterpaduan sistem pusat-pusat kegiatan yang mendukung fungsi kawasan sebagai pusat kegiatan ekonomi nasional berbasis kegiatan pariwisata yang bertaraf internasional;
  2. Peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan sistem prasarana;
  3. Peningkatan fungsi dan perlindungan fasilitas pertahanan dan keamanan negara; dan
  4. Pelestarian alam dan sosial-budaya di Kawasan Perkotaan Sarbagita sebagai pusat pariwisata bertarafinternasional yang berjati diri budaya Bali.

Informasi mengenai Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Sarbagita selengkapnya bisa dilihat di http://sifataru.atrbpn.go.id/kawasan/Sarbagita.

2016 - Penyusunan Studi Kelayakan & Pra desain Kawasan Prioritas Pada Kawasan Metropolitan Sarbagita ( Buku Deluxe ) TAMPILKAN
UNDUH

Rencana Pengembangan untuk Kawasan Metropolitan Sarbagita telah disusun pada tahun 2015, dimana dalam rencana tersebut telah diidentifikasi kawasan-kawasan prioritas yang perlu dikembangkan untuk dapat mengoptimalkan metropolitan Sarbagita tersebut. Selanjutnya perlu disusun Studi Kelayakan Infrastruktur serta Pra Desain pada Kawasan Prioritas di metropolitan Sarbagita. Melalui Buku deluxe ini dijelaskan mengenai tindak lanjut dari penyusunan rencana pengembangan yang telah dilakukan di tahun lalu, rencana pengembangan di Kawasan Prioritas Gianyar, serta konsep pengembangan yang disinkronkan dengan program kawasan metropolitan

2016 - Penyusunan Studi Kelayakan & Pra Desain Kawasan Prioritas Pada Kawasan Metropolitan Sarbagita ( Laporan Akhir ) TAMPILKAN
UNDUH

Secara umum, Laporan Akhir ini berisikan mengenai Pendahuluan, profil infrastruktur PUPR kawasan metropolitan Sarbagita, kajian dan kebijakan teori penyusunan KPI, perumusan KPI infrastruktur PUPR kawasan metropolitan Sarbagita, Program pengembangan kawasan Sarbagita, Review keterkaitan sistem perkotaan WPS pusat pertumbuhan Gilimanuk – Denpasar – Padangbay, kriteria dan analisis pemilihan kawasan prioritas, studi kelayakan, penerapan konsep dan perhitungan finansial

2016 - Penyusunan Studi Kelayakan & Pra Desain Kawasan Prioritas Pada Kawasan Metropolitan Sarbagita ( Paparan Laporan Akhir ) TAMPILKAN
UNDUH

Pokok bahasan yang disajikan dalam paparan laporan akhir Penyusunan Studi Kelayakan dan Pra Desain Kawasan Prioritas mencakup perumusan isu kawasan metropolitan Sarbagita, Key Performance Index, skenario dan kebijakan penataan kawasan metropolitan Sarbagita, rencana pengembangan kawasan kota negara, kriteria pemilihan alternatif kawasan prioritas, analisis kelayakan, kawasan prioritas terpilih

2015 - Rencana Pengembangan Kawasan Sarbagita ( Buku Populer ) TAMPILKAN
UNDUH

Pengembangan infrastruktur wilayah yang lebih merata dibutuhkan untuk pemerataan perkembangan kawasan Sarbagita sekaligus melindungi obyek - obyek wisata atau kawasan lindung dari penyebaran aktivitas perkotaan yang cenderung merusak melalui buku ini di uraikan Rencana Pengembangan Kawasan Sarbagita, yang berisi program pengembangan kawasan dan infrastruktur, baik dalam jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang. Buku ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai informasi mengenai dinamika kawasan dan program pengembangan infarstrukturnya, yang dapat dijadikan pegangan pengembangan kawasan Sarbagita.

2015 - Rencana Pengembangan Kawasan Perkotaan Sarbagita ( Laporan Akhir ) TAMPILKAN
UNDUH

Laporan dari kegiatan Penyusunan Rencana Pengembangan Kawasan Sarbagita ini memuat pendahuluan, kebijakan pengembangan, profil kawasan, profil dan kinerja infrastruktur, analisis pengembangan kawasan, strategi keterpaduan infrastruktur, rencana pengembangan, dan program pengembangan Kawasan Sarbagita.

2015 - Rencana Pengembangan Kawasan Sarbagita ( Paparan ) TAMPILKAN
UNDUH

Penetapan kawasan Sarbagita sebagai KSN yang berbentuk sebagai Kawasan Metropolitan dibarengi dengan berbagai persoalan terkait peran dan fungsi kawasan sarbagita, Melalui bahan tayang ini dijelaskan mengenai konsep pengembangan makro, DED kawasan prioritas beserta dengan program prioritasnya untuk meningkatkan keterpaduan infrastruktur dan kawasan melalui dukungan infrastruktur bagi kawasan strategis dan permukiman di metropolitan Sarbagita

2019 - Kebijakan dan Strategi Pengendalian Pertumbuhan Kawasan Permukiman dan Kawasan Strategis di Metropolitan Sarbagita (Deluxe) TAMPILKAN
UNDUH

Peran Provinsi Bali sebagai pusatdari kawasan Metropolitan Sarbagita yang lebih di domonasi oleh sekotr tersier terutama sektor pariwisata. Kawasan Metropolitan Sarbagita berkembang pesat dengan orientasi pengembangan Tengah dan Utara. Seiring dengan konsentrasi pariwisata yang tumbuh pesat, peruntukkan permukiman tumbuh pesat dengan munculnya permukiman-permukiman skala besar di koridor tersebut