PU-net

BASIS DATA
PUSAT PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT WILAYAH III

Profil Kota Jayapura

Kota Jayapura

Papua

FUNGSI KOTA
Pusat Kegiatan Nasional (PKN)
TANGGAL PEMBENTUKAN
1910-03-07
KLASIFIKASI UKURAN KOTA
Kota Sedang
JUMLAH PENDUDUK
288.786 jiwa
LUAS WILAYAH
940 km2

PROFIL KOTA

Kota Jayapura terletak diantara 137°27' - 141°41' BT dan 1°27' - 3°49' LS. Wilayah Kota Jayapura oleh Samudera Pasifik di sebelah utara, Papua Nugini di sebelah timur, Kabupaten Keerom di sebelah selatan, dan Kabupaten Jayapura di sebela barat. Kota Jayapura memiliki luas 940 km2 dan merupakan wilayah terkecil dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Papua. Kota Jayapura terbagi menjadi 5 distrik yaitu Muara Tami, Heram, Abepura, Jayapura Selatan, dan Jayapura Utara. 

Jumlah penduduk Kota Jayapura pada tahun 2016 sebanyak 288.786 jiwa yang terdiri dari 154.096 jiwa penduduk laki-laki dan 134.690 jiwa penduduk perempuan. Jumlah penduduk tahun 2016 mengalami kenaikan sebesar 1,87% dari tahun sebelumnya. Kepadatan penduduk di Kota Jayapura yaitu 307 jiwa/km2 dengan distrik terpadat yaitu Distrik Jayapura Selatan sebesar 1.740 jiwa/km2 dan Distrik Jayapura Utara sebesar 1.436 jiwa/km2. Berdasarkan kelompok umur, penduduk Kota Jayapura didominasi oleh kelompok usia produktif (15-64 tahun) sebanyak 69% dari total penduduk. Hal ini menunjukkan adanya potensi bonus demografi di Kota Jayapura. 

Berdasarkan sistem perkotaan nasional, Kota Jayapura ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) dan PKSN. Dalam RPJMN 2015-2019,  Kota Jayapura merupakan kota sedang yang berperan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, pusat pelayanan primer, dan hub untuk Pulau Papua dan Pulau Maluku dalam bentuk Pusat Kegiatan Nasional (PKN) serta sebagai pendukung pengembangan kawasan perbatasan negara. Pengembangan Kota Jayapura sebagai PKN difokuskan dalam pengembangan perdagangan dan jasa (outlet pemasaran produksi tanaman pangan, hasil hutan, logam, dan perikanan), industri (pengolahan pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, dan pertambangan), serta dikembangkan sebagai transhipment point di Kawasan Timur Indonesia (KTI) dan pusat pelayanan administrasi pelintas batas negara (perbatasan Indonesia-PNG-Palau). 

Pengembangan kawasan strategis bidang ekonomi di Kota Jayapura dilakukan dengan memasukkan Kota Jayapura ke dalam Kawasan Pengembangan Ekonomi (KPE) Mamta bersama Kabupaten Memberamo Raya, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, dan Kabupaten Sarmi. Fokus pengembangan KPE Mamta, yaitu:

  • Peningkatan produktivitas di hulu, meliputi kelapa sawit dan cokelat
  • Percepatan industrialisasi/hilirisasi, meliputi industri kelapa sawit, industri coklat, dan industri pariwisata Danau Sentani

Peningkatan konektivitas antara pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di KPE Mamta didukung oleh rencana pembangunan beberapa ruas jalan diantaranya ruas jalan Jayapura-Wamena-Mulia, jalan ring road Kota Jayapura, ruas jalan Warumbaim-Taja-Lereh-Tengon, dan ruas jalan Depapre-Bongkrang. 

Berdasarkan RPJMN 2015-2019 Kota Jayapura termasuk ke dalam lokasi prioritas yang difokuskan dalam pengembangan Perdagangan dan Jasa (outlet pemasaran produksi tanaman pangan, hasil hutan, logam, dan perikanan), Industri (pengolahan pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan dan pertambangan), serta dikembangkan sebagai transhipment point di Kawasan Timur Indonesia (KTI) dan pusat pelayanan administrasi pelintas batas negara (perbatasan Indonesia-PNG-Palau).

2016 - Penyusunan Masterplan Infrastruktur PUPR Kawasan Perkotaan PKN dan PKW di Pulau Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua: Jayapura (Deluxe) TAMPILKAN
UNDUH

Berdasarkan PP No 26/2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, Kota Jayapura berfungsi sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN). Profil PKN Kota Jayapura, Masterplan Pengembangan Infrastruktur PKN Kota Jayapura tahun 2025, Development Plan Pengembangan Infrastruktur PKN Kota Jayapura tahun 2015-2019, serta Program Utama PKN Kota Jayapura tahun 2018 dibahas dalam buku deluxe ini.

2016 - Penyusunan Masterplan Infrastruktur PUPR Kawasan Perkotaan PKN dan PKW di Pulau Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua: Jayapura (Laporan) TAMPILKAN
UNDUH

Muatan dalam laporan ini terdiri dari penyiapan panduan standar dan format profil, rencana dan program infrastruktur PUPR, identifikasi data-data dasar masing-masing kawasan perkotaan, identifikasi kebijakan pembangunan kawasan perkotaan dan infrastrukturnya dalam lingkup nasional, provinsi, dan kabupaten/kota, Pengumpulan data-data infrastruktur, Identifikasi isu strategis masing-masing PKN dan PKW berdasarkan data-data dasar, Analisis kebutuhan pembangunan infrastruktur PUPR untuk bidang sumber daya air, bidang jalan dan jembatan, bidang infrastruktur permukiman, dan bidang perumahan, serta Penyusunan Rencana dan Program Pembangunan Infrastruktur .

2019 - Rencana Induk Pengembangan Infrastruktur PUPR dan Non PUPR Kota Baru Jayapura (Buku Deluxe) TAMPILKAN
UNDUH

Perkotaan Jayapura termasuk dalam WPS Pertumbuhan Baru Jayapura-Merauke, maka Jayapura secara nasional diposisikan sebagai salah satu pusat pertumbuhan di Kawasan Timur Indonesia. Untuk mendukung fungsinya tersebut maka Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) telah menetapkan Jayapura sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) dan Pusat Kawasan Strategis Nasional (PKSN) dari sudut pandang pertahanan dan keamanan negara karena posisi geografis Jayapura yang berbatasan langsung dengan Negara Papua Nugini.

Jayapura saat ini yang pembangunannya belum merata maka Pemerintah melalui RPJMN pada tahun 2019 telah mencanangkan perlunya dikembangkan Kota Baru Mandiri Publik di wilayah Jayapura untuk meningkatkan kinerja kota secara menyeluruh.