PU-net

BASIS DATA
PUSAT PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT WILAYAH III

Profil Kota Lhokseumawe

Kota Lhokseumawe

Nanggroe Aceh Darussalam

FUNGSI KOTA
Pusat Kegiatan Wilayah (PKW)
TANGGAL PEMBENTUKAN
2001-06-21
KLASIFIKASI UKURAN KOTA
Kota Sedang
JUMLAH PENDUDUK
195.186 jiwa
LUAS WILAYAH
181,06 km2

PROFIL KOTA

Lhokseumawe adalah sebuah kota di Provinsi Aceh yang berada persih di tengah jalur timur Sumatera sehingga kota ini menjadi jalur distribusi dan perdagangan yang sangat penting di Provinsi Aceh. Selain itu, Lhokseumawe merupakan jalur strategis bagi wisatawan yang ingin menikmati jalur darat di tanah Aceh. Wilayah Kota Lhokseumawe berbatasan dengan Selat Malaka di sebelah utara dan Kabupaten Aceh Utara di sebelah selatan, barat, dan timur. Secara administratif Kota Lhokseumawe terbagi menjadi 4 kecamatan yaitu Kecamatan Blang Mangat, Kecamatan Muara Dua, Kecamatan Muara Satu, dan Kecamatan Banda Sakti yang merupakan pusat permukiman dan ibukota Kota Langsa. Penggunaan lahan di Kota Langsa sebagian besar atau sekitar 60% digunakan untuk kawasan permukiman. Hal ini disebabkan adanya program rumah bantuan dan relokasi bagi korban gempa dan tsunami yang terjadi tahun 2004 silam.

Jumlah penduduk Kota Lhokseumawe pada tahun 2016 yaitu 195.186 jiwa yang terdiri dari 97.299 jiwa penduduk laki-laki dan 97.887 jiwa penduduk perempuan. Kepadatan penduduk Kota Lhokseumawe pada tahun 2016 yaitu 1.078 jiwa/km2 dengan kecamatan terpadat yaitu Kecamatan Banda Sakti yang mencapai 7.223 jiwa/km2 dan kecamatan dengan kepadatan penduduk terendah yaitu Kecamatan Muara Satu sebesar 597 jiwa/km2. Kota Lhokseumawe memiliki piramida penduduk berbentuk expansive. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk termasuk dalam kelompok usia muda (0-4 tahun). Distribusi penduduk menurut kelompok umur menunjukkan bahwa 65,73 persen merupakan penduduk berusia produktif (berusia 15-64 tahun) dengan angka ketergantungan sebesar 52,13. 

2016 - Penyusunan Masterplan Infrastruktur PUPR Kawasan Perkotaan PKN dan PKW di Pulau Sumatera dan Jawa: Lhokseumawe (Deluxe) TAMPILKAN
UNDUH

Berdasarkan Peraturan Pemerintah RI Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, fungsi Lhokseumawe dalam sistem perkotaan nasional adalah sebagai Pusat Kegiatan Nasional. Pada pengembangan kawasan andalan, kawasan Lhokseumawe dan sekitarnya ditetapkan sebagai kawasan dengan sektor unggulan industri, pertanian, pertambangan, perikanan, dan perkebunan. Untuk kawasan andalan laut Lhokseumawe – Medan dan sekitarnya, sektor unggulan yang akan dikembangkan berupa perikanan dan pertambangan. Sedangkan Kawasan Industri Lhokseumawe ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional. Kawasan Industri Lhokseumawe ini secara fungsional terkait dengan penetapan PKN di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya.

2016 - Penyusunan Masterplan Infrastruktur PUPR Kawasan Perkotaan PKN dan PKW di Pulau Sumatera dan Jawa: Lhokseumawe (Laporan) TAMPILKAN
UNDUH

Muatan dalam laporan ini terdiri dari penyiapan panduan standar dan format profil, rencana dan program infrastruktur PUPR, identifikasi data-data dasar masing-masing kawasan perkotaan, identifikasi kebijakan pembangunan kawasan perkotaan dan infrastrukturnya dalam lingkup nasional, provinsi, dan kabupaten/kota, Pengumpulan data-data infrastruktur, Identifikasi isu strategis masing-masing PKN dan PKW berdasarkan data-data dasar, Analisis kebutuhan pembangunan infrastruktur PUPR untuk bidang sumber daya air, bidang jalan dan jembatan, bidang infrastruktur permukiman, dan bidang perumahan, serta Penyusunan Rencana dan Program Pembangunan Infrastruktur .