PU-net

BASIS DATA
PUSAT PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT WILAYAH III

Kota Baru Banjarbaru

Kota Baru Banjarbaru

Kota Banjarbaru
Kalimantan Selatan

FUNGSI KOTA
PKN (Pusat Kegiatan Nasional)
TANGGAL PEMBENTUKAN
1999-04-20
KLASIFIKASI UKURAN KOTA
Kota Sedang
JUMLAH PENDUDUK
255.597
LUAS WILAYAH
371,30 km²
WEBSITE PEMERINTAHAN

Profil Kota Baru Banjarbaru

Kota Banjarbaru ditetapkan sebagai lokasi pembangunan kota baru publik yang mandiri dan terpadu dan layak huni di wilayah Kalimantan sesuai dengan Peraturan Presiden No.2 Tahun 2915 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019 dan diperkuat dengan Surat Keputusan Walikota Kota Banjarbaru No. 188.45/156/KUM/2018 tentang Delineasi Kawasan Aero City Syamsudin Noor seluas 1.967 Ha yang ditetapkan pada tanggal 15 maret 2018. Surat Keputusan Walikota tersebut kemudian direvisi menjadi dengan Surat Keputusan Walikota Banjarbaru No.188.45/248/KUM/2018 yang menyatakan bahwa Kawasan delineasi Kota Baru Banjarbaru seluas 5.620,08 Ha

KECAMATAN KELURAHAN LUAS (HA)
Kec. Liang Anggang Kel. Landasan Ulin Barat 256,42
  Kel. Landasan Ulin Selatan 1.214,63
  Kel. Landasan Ulin Tengah 428,85
Kec. Landasan Ulin Kel. Guntung Manggis 381,15
  Kel. Guntung Payung 523,34
  Kel. Landasan Ulin Timur 424,7
Kec. Banjarbaru Kel. Loktobatan Utara 287,48
TOTAL 5.620,08

 

Konsep Pengembangan Kota Baru Banjarbaru TAMPILKAN
UNDUH

Konsep dan tema pengembangan Kota baru Banjarbaru tahun 2018 adalah Aero city yang mengambil potensi adanya Bandara Syamsudin Noor sebagai Agent of Growth Kota Banjarbaru. Bandara Syamsudin Noor merupakan bandara pengumpul sekunder dan termasuk kedalam Proyek Strategis Negara (PSN). Pengembangan Kota Baru Banjarbaru memperhatikan potensi dan permasalahan serta isu strategis yang kemudian digunakan sebagai latar belakang perumusan program pembangunan infrastruktur. Adapun program infrastruktur prioritas di Kota baru Banjarbaru untuk mewujudkan kawasan Aero city adalahsebagai berikut:

  • Bina Marga: peningkatan jalan lingkar utara sebagai entrance menuju Bandara Syamsudin Noor.
  • Sumber Daya Air: pembangunan Embung Syamsudin Noor sebagai area resapan run off untuk mengantisipasi perkembangan kota baru.
  • Cipta Karya: pembangunan RTH untuk meningkatkan luasan RTH di Kota Banjarbaru yang berfungsi sebagai sarana rekreasi dan amenitas kota
  • Perumahan dan Permukiman: pembangunan rusunawa Syamsudin Noor untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penduduk akibat pengembangan kota baru dan mengurangi backlog perumahan.