PU-net

BASIS DATA
PUSAT PENGEMBANGAN KAWASAN PERKOTAAN

Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) Soa

Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) Soa

Ende
Provinsi Nusa Tenggara Timur

FUNGSI KOTA
Pusat Pertumbuhan Baru
KLASIFIKASI UKURAN KOTA
Kawasan Perdesaan
JUMLAH PENDUDUK
13.684 Jiwa
LUAS WILAYAH
91 Km2
WEBSITE PEMERINTAHAN

DELINEASI KPPN SOA (KAB. NGADA)

Dalam konstelasi WPS Pusat Pertumbuhan Baru, KPPN Soa termasuk dalam WPS 18 (Waingapu - Labuan Bajo - Ende - Maumere) yeng merupakan WPS Pusat Pertumbuhan Baru di wilayah administrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kecamatan Soa ditetapkan sebagai Kawasan Perdesaan Prioritas (KPPN) yang terdiri dari 14 (empat belas) Desa. Berikut merupakan rincian desa yang masuk dalam KPPN Soa (Kab. Ngada):

  1. Desa Tarawaja
  2. Desa Loa
  3. Desa Mengruda
  4. Desa Piga
  5. Desa Masu Meli
  6. Desa Seso
  7. Desa Waepana
  8. Desa Masu Kedhi
  9. Desa Ngabheo
  10. Desa Libunio
  11. Desa Meliwaru
  12. Desa Tarawali
  13. Desa Bogoboa
  14. Desa Piga 1

 

JUMLAH PENDUDUK KPPN SOA (KAB. NGADA)

Jumlah penduduk pada tahun 2016 mencapai 13.684 jiwa, yang terbanyak di Desa Waepana dengan penduduk 1.703 jiwa dan jumlah penduduk paling sedikit ada di Desa Meliwaru sebanyak 462 jiwa.

No. Desa Jumlah Penduduk (Jiwa)
1. Tarawaja 1.269
2. Loa 797
3. Mengruda 1.226
4. Piga 1.011
5. Masu Meli 866
6. Seso 1.436
7. Waepana 1.703
8. Masu Kedhi 1.086
9. Ngabheo 606
10. Libunio 542
11. Meliwaru 462
12. Tarawali 1.098
13. Bogoboa 759
14. Piga 1 823
Jumlah 13.684

 

KINERJA INFRASTRUKTUR KPPN SOA (KAB. NGADA)

JALAN

Kondisi jalan poros desa rusak dan belum tersambung. KPPN Soa dapat diakses melalui jalur darat dan udara. Akses udara melalui Bandara Tureleo dan akses darat didukung oleh jaln provinsi dan jalan kabupaten.

SUMBER DAYA AIR DAN IRIGASI

Keterbatasan sumber air untuk memenuhi kegiatan pertanian serta terjadi penurunan kinerja bendung akibat sedimentasi dan kerusakan bangunan.

PERSAMPAHAN

Pengelolaan sampah di KPPN Soa belum dikelola secara terpadu, masyarakat melakukan pengolahan sampah dengan cara dibakar maupun dibuang ke sungai atau laut.

PERMUKIMAN

Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang ada di KPPN Soa berjumlah 173 KK yang tersebar di 4 desa dengan jumlah terbanyak di Desa Masumeli sebesar 67 KK.

POTENSI KPPN SOA (KAB. NGADA)

KPPN Soa memiliki beberapa kegiatan seperti pertanian tanaman pangan dan perkebunan. Komoditas pertanian tanaman pangan yang dikembangkan adalah padi, palawija, jagung, kacang - kacangan dan sayur - sayuran. Sedangkan komoditas perkebunan yang dikembangkan adalah kelapa, kopi (arabika dan robusta), coklat, cengkeh, kemiri, jambu mente dan pinang.

Padi merupakan komoditas utama pertanian di Kecamatan Soa dengan produksi mencapai 734 ton pertahun dengan luas lahan tanam sebesar 1.122,7 Ha. Sedangkan komoditas utama untuk perkebunan adalah jambu mente dengan jumlah produksi sebesar 55 ton pertahun dengan luas lahan tanam 500 Ha.

Selain itu, KPPN Soa memiliki potensi alam yang mendukung komoditas di bidang peternakan berupa ternak besar khususnya sapi, kerbau dan kuda. Hewan ternak paling banyak yaitu babi sebanyak 3.966 ekor dan sapi sebanyak 1.518 ekor.

2018 - Penyusunan Masterplan dan Pra DED KPPN Kab. Ngada (Laporan Akhir) TAMPILKAN
UNDUH

Penyusunan Masterplan dimaksudkan untuk merencanakan pengembangan KPPN yang berbasis keberlanjutan, efisiensi, efektif dalam pemanfaatan sumber daya alam dan dalam mengoptimalkan distribusi barang dari desa ke kota serta sebagai stimulan bagi kawasan perdesaan berkembang melalui masukan kebijakan dan indikasi program pembangunan keterpaduan infrastruktur dari pemerintah dalam rangka membangun desa di kawasan perdesaan.