PU-net

BASIS DATA
PUSAT PENGEMBANGAN KAWASAN PERKOTAAN

Metropolitan Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar

Mamminasata

Provinsi Sulawesi Selatan

FUNGSI KOTA
Pusat Kegiatan Nasional (PKN)
TANGGAL PEMBENTUKAN
2011-09-09
KLASIFIKASI UKURAN KOTA
Metropolitan
JUMLAH PENDUDUK
2.621.168 jiwa (2015)
LUAS WILAYAH
2.667 km2

DELINEASI KAWASAN

Kawasan Metropolitan Mamminasata mencakup Kota Makassar, Kabupaten Takalar, sebagian wilayah Kabupaten Gowa, dan sebagian wilayah Kabupaten Maros. Jumlah kecamatan yang tergabung dalam Metropolitan Mamminasata sebanyak 46 kecamatan. Rincian jumlah kecamatan berdasarkan kabupaten dan kota adalah sebagai berikut:

  • Kota Makassar terdiri dari 14 kecamatan
  • Kabupaten Takalar terdiri dari 9 kecamatan
  • Kabupaten Gowa terdiri dari 11 kecamatan (Kecamatan Somba Opu, Kecamatan Bontomarannu, Kecamatan Pallangga, Kecamatan Bajeng, Kecamatan Bajeng Barat, Kecamatan Barombong, Kecamatan Manuju, Kecamatan Pattallassang, Kecamatan Parangloe, Kecamatan Bontonompo, dan Kecamatan Bontonompo Selatan)
  • Kabupaten Maros terdiri dari 12 kecamatan (Kecamatan Maros Baru, Kecamatan Turikale, Kecamatan Marusu, Kecamatan Mandai, Kecamatan Moncongloe, Kecamatan Bontoa, Kecamatan Lau, Kecamatan Tanralili, Kecamatan Tompobulu, Kecamatan Bantimurung, Kecamatan Simbang, dan Kecamatan Cenrana)

JUMLAH PENDUDUK

Jumlah Penduduk di Kawasan Metropolitan Mamminasata pada tahun 2015 yaitu sebanyak 2.621.168 jiwa, dengan rincian sebagai berikut:

No Kota/Kabupaten Jumlah Penduduk (jiwa)
1 Kota Makassar 1.449.401
2 Kabupaten Takalar 288.906 
3 Kabupaten Maros (12 kecamatan) 314.790
4 Kabupaten Gowa (11 kecamatan) 568.071
Jumlah 2.621. 168 

LUAS KAWASAN

Luas kawasan Metropolitan Mamminasata pada tahun 2015 yaitu sebesar 2.667 km2, dengan rincian sebagai berikut:

No Kota/Kabupaten Luas Wilayah (km2)
1 Kota Makassar 175,77
2 Kabupaten Takalar 566,51
3 Kabupaten Maros (12 kecamatan) 1237,84
4 Kabupaten Gowa (11 kecamatan) 686,51
Jumlah 2.667

RENCANA TATA RUANG KAWASAN METROPOLITAN MAMMINASATA

Kawasan Metropolitan Mamminasata telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar (Mamminasata).

Perpres tersebut mengatur mengenai peran dan fungsi Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Mamminasata, cakupan, tujuan, kebijakan, strategi, rencana struktur ruang, rencana pola ruang, arahan pemanfaatan ruang, dan arahan pengendalian pemanfaatan ruang, serta peran masyarakat dalam penataan ruang Kawasan Perkotaan Mamminasata. Selain itu, Perpres juga memuat Peta Rencana Struktur Ruang Kawasan Perkotaan Mamminasata, Peta Rencana Pola Ruang Kawasan Perkotaan Mamminasata, dan Indikasi Program Utama Lima Tahunan Arahan Pemanfaatan Ruang Kawasan Perkotaan Mamminasata.

Kebijakan Tata Ruang Nasional menempatkan Metropolitan Mamminasata sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) sekaligus Kawasan Strategis Nasional (KSN). Kedudukan Kawasan Perkotaan Mamminasata sebagai KSN adalah Rehabilitasi/Revitalisasi Kawasan dengan sudut Kepentingan Ekonomi (Lampiran X PP 13/2017: Penetapan Kawasan Strategis Nasional).

Kebijakan penataan ruang Kawasan Perkotaan Mamminasata meliputi:

  1. Pengembangan ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan negara, serta pelestarian lingkungan hidup sebagai satu kesatuan;
  2. Pengembangan Kawasan Perkotaan Mamminasata sebagai pusat orientasi pelayanan berskala internasional dan penggerak utama bagi Kawasan Timur Indonesia;
  3. Pengembangan Kawasan Perkotaan Mamminasata sebagai pusat pertumbuhan dan sentra pengolahan hasil produksi bagi pembangunan kawasan perkotaan inti dan kawasan perkotaan di sekitarnya; dan
  4. Peningkatan aksesibilitas antarwilayah dan pemerataan jangkauan pelayanan sistem jaringan prasarana di Kawasan Perkotaan Mamminasata.

Informasi mengenai Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Mamminasata selengkapnya bisa dilihat di http://sifataru.atrbpn.go.id/kawasan/Mamminasata

2016 - Studi Kelayakan dan Pra Desain Kawasan Prioritas Pada Kawasan Metropolitan Mamminasata ( Buku Deluxe ) TAMPILKAN
UNDUH

Kawasan Metropolitan Mamminasata sebagai salah satu kawasan strategis nasional (KSN) di Indonesia memiliki peran yang penting, yaitu sebagai pintu gerbang Indonesia bagian timur berskala internasional. Kawasan Metropolitan Mamminasata merupakan KSN perkotaan yang berada di Provinsi Sulawesi Selatan, yang terdiri atas 1 kota dan 3 Kabupaten, antara lain: Kota Makassar, Kab. Maros, Kab. Gowa, dan Kab. Takalar yang ditetapkan dengan Peraturan Presiden No. 55 Tahun. Permasalahan perkotaan menghambat fungsi-fungsi yang diembanya oleh karrna itu perlu adanya rencana pengembangan kawasan Jabodetabekpunjur. Melalui ringakasan eksekutif ini diulas mengenai latar belakang, profil, konsep pengembangan, development plan untuk infrastruktur yang strategis, serta pengembangan kawasan prioritas.

2016 - Penyusunan Studi Kelayakan dan Pra Desain Kawasan Prioritas Pada Kawasan Metropolitan Mamminasata ( Laporan Akhir ) TAMPILKAN
UNDUH

Laporan akhir ini merupakan laporan ketiga dalam rangka pekerjaan Penyusunan Studi Kelayakan dan Pra Desain Kawasan Metropolitan Mamminasata. Laporan ini berisi mengenai Pendahuluan, Tinjauan Literatur dan Kebijakan, Profil Kawasan Mamminasata, Profil dan Konsep Pengembangan Infrastruktur, Pemilihan Kawasan Prioritas, dan Studi Kelayakan dan Pra Desain kawasan Prioritas