PU-net

BASIS DATA
PUSAT PENGEMBANGAN KAWASAN PERKOTAAN

Metropolitan Bitung, Minahasa, Manado

Bimindo

Sulawesi Utara

FUNGSI KOTA
Pusat Kegiatan Nasional (PKN)
TANGGAL PEMBENTUKAN
KLASIFIKASI UKURAN KOTA
Metropolitan
JUMLAH PENDUDUK
830.137 jiwa (2015)
LUAS WILAYAH
1379,26 km2

DELINEASI KAWASAN

Secara administratif, delineasi kawasan metropolitan Bimindo terdiri dari 3 kota dan 2 kabupaten. Diantaranya adalah Kota Bitung, Kabupaten MInahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Manado, dan Kota Tomohon. Jumlah kecamatan yang termasuk dalam Metropolitan Banjarbakula yaitu 33 kecamatan dengan rincian sebagai berikut.

No. Kabupaten/Kota Kecamatan
1. Kota Bitung Ranowulu Madidir Lembeh Utara
Aertembaga Girian Lembeh Selatan
Maesa Matuari  
2. Kabupaten Minahasa Hutan Tombolu Pineleng
3. Kabupaten Minahasa Utara Talawaan Kalawat Kauditan
Dimembe Air Madidi Kema
4. Kota Manado Bunaken Singkil Sario
Mapanget Wenang Wanea
Tuminting Tikala Malalayang
5. Kota Tomohon Tomohon Utara Tomohon Tengah Tomohon Selatan
Tomohon Timur Tomohon Barat  

LUAS KAWASAN

Luas wilayah administrasi Kawasan Metropolitan Bimindo sebesar 137.925,94 Hektar yang melingkupi 5 kabupaten/kota dengan rincian sebagai berikut.

No. Kabupaten/Kota Kecamatan Luas (Ha) Kecamatan Luas (Ha) Kecamatan Luas (Ha)
1. Kota Bitung Ranowulu 14.137,7 Madidir 2.128,13 Lembeh Utara 2.025,43
Aertembaga 7.139,56 Girian 1.001,62 Lembeh Selatan 3.497,97
Maesa 1.296,67 Matuari 1.897,36    
Total Luas Kota Bitung 33.124,44
2. Kabupaten Minahasa Hutan 2.090,4 Tombulu 7.924,88 Pineleng 10.247,58
Total Luas Kabupaten Minahasa 20.262,86
3. Kabupaten Minahasa Utara Talawaan 8.215,23 Kalawat 3.842,31 Kauditan 10.005,17
Dimembe 16.748,67 Air Madidi 8.572,2 Kema 6.115,88
Total Luas Kabupaten Minahasa Utara 53.449,46
4. Kota Manado Bunaken 4.358 Singkil 490,76 Sario 172,08
Mapanget 6.154,8 Wenang 336,05 Wanea 804,52
Tuminting 332,33 Tikala 2.092,71 Malalayang 1.578,04
Total Luas Kota Manado 16.319
5. Kota Tomohon Tomohon Utara 4.236,33 Tomohon Tengah 1.760,53 Tomohon Selatan 3.666,9
Tomohon Timur 1.143,12 Tomohon Barat 3.913,06    
Total Luas Kota Tomohon 14.719,94

JUMLAH PENDUDUK

Jumlah penduduk di Kawasan Metropolitan Bimindo pada tahun 2015 yaitu sebanyak 830.137 jiwa dengan rincian sebagai berikut.

No. Kabupaten/Kota Kecamatan Jumlah Jiwa Kecamatan Jumlah Jiwa Kecamatan Jumlah Jiwa
1. Kota Bitung Ranowulu 19.776 Madidir 34.253 Lembeh Utara 7.710
Aertembaga 26.403 Girian 30.537 Lembeh Selatan 8.963
Maesa 34.767 Matuari 43.266    
Jumlah Penduduk Kota Bitung 205.675
2. Kabupaten Minahasa Hutan - Tombulu 16.404 Pineleng 29.881
Jumlah Penduduk Kabupaten Minahasa 46.285
3. Kabupaten Minahasa Utara Talawaan 17.678 Kalawat 30.499 Kauditan 24.383
Dimembe 23.729 Air Madidi 28.512 Kema 16.486
Jumlah Penduduk Kabupaten Minahasa Utara 100.418
4. Kota Manado Bunaken 21.196 Singkil 48.167 Sario 24.616
Mapanget 52.233 Wenang 36.249 Wanea 56.506
Tuminting 51.773 Tikala 29.431 Malalayang 57.215
Jumlah Penduduk Kota Manado 377.386
5. Kota Tomohon Tomohon Utara 29.277 Tomohon Tengah 22.756 Tomohon Selatan 22.725
Tomohon Timur 10.875 Tomohon Barat 14.740    
Jumlah Penduduk Kota Tomohon 100.373
Jumlah Penduduk Metropolitan Bimindo 830.373

KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH

RPJMN 2015 - 2019

Kawasan Metropolitan Bimindo merupakan salah satu lokasi prioritas kawasan strategis nasional perkotaan sebagai pusat pertumbuhan wilayah di Sulawesi. Kawasan metropolitan ini diarahkan sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) yang berorientasi pada meningkatkan spesialisasi fungsi pariwisata, industri pengolahan dengan tetap mempertahankan budaya lokal.

2016 - Penyusunan Rencana Pengembangan Kawasan Metropolitan Baru Bimindo ( Buku Deluxe ) TAMPILKAN
UNDUH

Kawasan Bimindo menjadi layak diperhitungkan sebagai kawasan metropolitan karena berada dalam WPS Bitung-Manado-Amurang serta kontribusi ekonomi mencapai 68,18% terhadap Provinsi Sulawesi Utara. Selain menyusun rencana pengembangan, kegiatan ini juga melakukan review terhadap Rencana Pengembangan Kawasan Metropolitan serta menyusun Key Performance Index (KPI) dan semua itu terekam dalam buku deluxe Rencana Pengembangan Kawasan Metropolitan Baru Bimindo

2016 - Penyusunan Rencana Pengembangan Kawasan Metropolitan Baru Bimindo ( Laporan Akhir ) TAMPILKAN
UNDUH

Laporan akhir yang merupakan tahapan ketiga dari Penyusunan Rencana Pengembangan Kawasan Metropolitan baru Bimindo ini berisi pendahuluan, tinjauan kebijakan, profil kawasan metropolitan, profil infrastruktur kawasan metropolitan, analisa kebutuhan infrastruktur, konsep pengembangan kawasan, program pengembangan kawasan, dan pengembangan kawasan prioritas

2016 - Pengembangan Kawasan Metropolitan Baru Bimindo ( Paparan Laporan Akhir ) TAMPILKAN
UNDUH

Bahan paparan yang menjelaskan tujuan dan sasaran kegiatan dari pengembangan kawasan metropolitan baru Bimindo, dengan menjabarkan konstelasi wilayah Bimindo terhadap Provinsi Sulawesi Utara, konsep pengembangan pusat kegiatan dan konektivitas metropolitan Bimindo, kondisi dan rencana pengembangan infrastruktur, serta kawasan prioritas

2015 - Profil Kawasan Metropolitan Baru Bimindo ( Buku Profil ) TAMPILKAN
UNDUH

Kawasan Bimindo menjadi salah satu dari 7 kawasan yang ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional Perkotaan (KSN Perkotaan), dimana diarahkan menjadi pusat investasi dan penggerak pertumbuhan ekonomi bagi wilayah sekitarnya guna mempercepat pemerataan pembangunan di luar jawa. Untuk itu diperlukan penyusunan Profil Metropolitan Baru Bimindo yang meliputi Profil Wilayah Perencanaan, konsep pengembangan dan program infrastruktur di tahun 2017

2015 - Penyusunan Profil Metropolitan Baru Bimindo ( Laporan Akhir ) TAMPILKAN
UNDUH

Laporan akhir yang menjadi kebutuhan dan ketentuan dalam pelaksanaan Penyusunan Profil Metropolitan Baru Bimindo ini terdiri dari Pendahuluan, Kajian Literatur, Kebijakan Pengembangan Kawasan Metropolitan Bimindo, Profil Kawasan Metropolitan Baru Bimindo, Program Pengembangan Kawasan Metropolitan baru bimindo

2015 - Konsep Pengembangan Kawasan Metropolitan Bimindo ( Paparan ) TAMPILKAN
UNDUH

Bahan tayang yang memaparkan mengenai konsep pengembangan kawasan metropolitan Bimindo sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) yang didukung pengembangan ekonomi berbasis agro, bahari, pariwisata, dan industri yang berwawasan lingkungan