PU-net

BASIS DATA
PUSAT PENGEMBANGAN KAWASAN PERKOTAAN

Profil Kota Ternate

Kota Ternate

Maluku Utara

FUNGSI KOTA
Pusat Kegiatan Nasional (PKN)
TANGGAL PEMBENTUKAN
1251-01-05
KLASIFIKASI UKURAN KOTA
Kota Sedang
JUMLAH PENDUDUK
218.028 jiwa
LUAS WILAYAH
162,03 km2
WEBSITE PEMERINTAHAN

PROFIL KOTA

Wilayah Kota Ternate terdiri dari 8 pulau yaitu Pulau Ternate, Pulau Moti, Pulau Mayau, Pulau Tifure, Pulau Hiri, Pulau Maka, Pulau Mano, dan Pulau Gurida. Dari kedelapan pulau tersebut, hanya 5 pulau yang berpenghuni yaitu Pulau Ternate, Pulau Moti, Pulau Mayau, Pulau Tifure, Pulau Hiri sedangkan sisanya merupakan pulau kecil yang tidak berpenghuni. Dari kedelapan pulau tersebut, Pulau Ternate merupakan pulau terluas sehingga dijadikan pusat pemerintahan dengan 4 kecamatan di dalamnya, sedangkan 3 kecamatan lainnya terletak di pulau-pulau lain yang berpenghuni. Wilayah Kota Ternate berbatasan dengan Laut Maluku di sebelah utara, Kota Tidore dan Kabupaten Halmahera Selatan di sebelah selatan, Pulau Halmahera di sebelah timur, serta Laut Maluku di sebelah barat. 

Jumlah penduduk Kota Ternate pada tahun 2016 yaitu sebanyak 218.028 jiwa yang terdiri dari 110.725 jiwa penduduk laki-laki dan 107.303 jiwa penduduk perempuan dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 2,36%. Struktur penduduk Kota Ternate berciri ekspansif yang menunjukkan tingginya angka kelahiran dan rendahnya angka kematian sehingga jumlah penduduk usia muda lebih banyak. Kota Ternate didominasi oleh penduduk usia muda di bawah usia 25 tahun yang mencapai 51,22% dari total populasi. Hal ini menunjukkan proses transisi Kota Ternate menuju bonus demografi dimana penduduk usia produktifnya tumbuh dengan cepat. 

Berdasarkan RPJMN 2015-2019, Kota Ternate termasuk ke dalam lokasi prioritas yang diarahkan untuk mendukung sektor produksi wilayah yaitu hortikultura; tanaman tahunan; dan industri Pengolahan perikanan serta sebagai pendukung pengembangan kawasan perbatasan.

2015 - Penyusunan Strategi Pembangunan Perkotaan Nasional NUDS III: Ternate (Deluxe) TAMPILKAN
UNDUH

Penyusunan Strategi Nasional Pengembangan Perkotaan (NUDS III) dimaksudkan untuk menyusun dan mengembangkan strategi pembangunan perkotaan yang memperhatikan karakteristik wilayah perkotaan di Indonesia dan permasalahan serta tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan keterpaduan antara pengembangan kawasan perkotaan, termasuk kawasan perdesaan dengan infrastruktur wilayah (PUPR dan Non PUPR).