PU-net

BASIS DATA
PUSAT PENGEMBANGAN KAWASAN PERKOTAAN

Profil Kota Tanjung Pinang

Kota Tanjung Pinang

Kepulauan Riau

FUNGSI KOTA
Pusat Kegiatan Wilayah (PKW)
TANGGAL PEMBENTUKAN
2001-10-17
KLASIFIKASI UKURAN KOTA
Kota Sedang
JUMLAH PENDUDUK
204.735 jiwa
LUAS WILAYAH
150,86 km2

PROFIL KOTA

Kota Tanjungpinang merupakan ibukota Provinsi Kepulauan Riau dan terletak di Pulau Bintan dengan luas daratan sekitar 1,42% dari seluruk wilayah daratan Provinsi Kepulauan Riau. Nama Tanjungpinang diambil dari posisi kota yang menjorok ke laut dan ditumbuhi sejenis pohon pinang. Pohon-pohon tersebut merupakan petunjuk bagi pelayar yang akan masuk ke Sungai Bintan. Tanjungpingang merupakan pintu masuk ke Sungai Bintan dimana terdapat kerajaan Bentan yang berpusat di Bukit Batu karena posisinya yang strategis di Pulau Bintan dan menjadi lalu lintas perdagangan. Wilayah Kota Tanjungpinang berbatasan dengan Kabupaten Bintan di sebelah utara, selatan, dan timur serta Kota Batam di sebelah barat. Secara administratif, Kota Tanjungpinang terdiri dari 4 kecamatan yaitu Kecamatan Bukit Bestari, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kecamatan Tanjungpinang Kota, dan Kecamatan Tanjungpinang Barat. 

Jumlah penduduk Kota Tanjungpinang pada tahun 2016 yaitu 204.735 jiwa yang terdiri dari 103.495 jiwa penduduk laki-laki dan 101.240 jiwa penduduk perempuan dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,25%. Kepadatan penduduk Kota Tanjungpinang pada tahun 2016 sebesar 1.357 jiwa/km2 dengan kecamatan terpadat yaitu Kecamatan Tanjungpinang Barat dengan kepadatan penduduk sebesar 10.020 jiwa/km2. Sedangkan kecamatan dengan kepadatan penduduk terendah yaitu Kecamatan Tanjungpinang Kota dengan kepadatan penduduk sebesar 445 jiwa/km2. 

2016 - Penyusunan Masterplan Infrastruktur PUPR Kawasan Perkotaan PKN dan PKW di Pulau Sumatera dan Jawa: Tanjung Pinang (Deluxe) TAMPILKAN
UNDUH

Berdasarkan Peraturan Pemerintah RI Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, fungsi Tanjung Pinang dalam sistem perkotaan nasional adalah sebagai Pusat Kegiatan Wilayah. Pada pengembangan kawasan andalan, kawasan Zona Batam – Tanjung Pinang ditetapkan sebagai kawasan dengan sektor unggulan kelautan, pariwisata, industri, dan perikanan. Arahan pengembangan lainnya adalah adanya rencana pengembangan jalan bebas hambatan Rantau Prapat – Kisaran, dan Dumai – Simpang Sigambal – Rantau Prapat sebagai akses antarkota/kabupaten. Profil PKW Tanjung Pinang, Masterplan Pengembangan Infrastruktur PKW Tanjung Pinang tahun 2025, Development Plan Pengembangan Infrastruktur PKW Tanjung Pinang tahun 2015-2019, serta Program Utama PKW Tanjung Pinang tahun 2018 dibahas dalam buku deluxe ini.

2016 - Penyusunan Masterplan Infrastruktur PUPR Kawasan Perkotaan PKN dan PKW di Pulau Sumatera dan Jawa: Tanjung Pinang (Laporan) TAMPILKAN
UNDUH

Muatan dalam laporan ini terdiri dari penyiapan panduan standar dan format profil, rencana dan program infrastruktur PUPR, identifikasi data-data dasar masing-masing kawasan perkotaan, identifikasi kebijakan pembangunan kawasan perkotaan dan infrastrukturnya dalam lingkup nasional, provinsi, dan kabupaten/kota, Pengumpulan data-data infrastruktur, Identifikasi isu strategis masing-masing PKN dan PKW berdasarkan data-data dasar, Analisis kebutuhan pembangunan infrastruktur PUPR untuk bidang sumber daya air, bidang jalan dan jembatan, bidang infrastruktur permukiman, dan bidang perumahan, serta Penyusunan Rencana dan Program Pembangunan Infrastruktur .