Roadshow Pembahasan dan Survey Rinpres Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat di Wilayah Teluk Cendrawasih

Pada tanggal 09 Agustus 2020 hingga 14 Agustus 2020 telah dilaksanakan Roadshow Pembahasan dan Survey Rinpres Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat di Wilayah Teluk Cendrawasih oleh Tim Bidang Pengembangan Infrastruktur Wilayah III C. Tim BPIW terdiri dari Bidang Pengembangan Infrastruktur Wilayah III C, Bpk Dr.Ir Doedoeng Zenal Rachman, M.T; Staf Bidang, Sri Murdiati Rin Permatasari, S.T.; Staf Bidang, Ramadhan Tirta Saputra, S.T. Kegiatan Roadshow dimulai dari Kabupaten Biak, Kabupaten Supiori, Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Waropen yang termasuk dalam kawasan Teluk Cendrawasih dan akan disiapkan untuk menjadi DPP (Daerah Pariwisata Prioritas) Baru Teluk Cendrawasih.

Kegiatan Roadshow ini bertujuan untuk mempertajam hasil analisa perencanaan dalam mendukung Rancangan Inpres tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan Provinsi Papua dan Papua Barat. Dalam kegiatan roadshow kali ini, Tim BPIW selain melakukan pembahasan matriks renaksi, dilakukan juga survey orientasi lapangan untuk menangkap gambaran nyata potensi dan permasalahan yang ada di lapangan.  Dalam pembahasan, Tim BPIW juga mendapat dukungan dari BPJN XVII Jayapura satker Biak Serui  dan Nabire terkait data teknis di tiap Kabupaten. Selain itu dialog dengan masyarakat setempat juga menjadi salah satu agenda dalam kegiatan roadshow kali ini untuk lebih memperdalam analisa permasalahan yang ada di lapangan.

Kedatangan Tim BPIW disambut hangat oleh Pemerintah Daerah setempat. Tim BPIW mendapat kesempatan berdiskusi dengan Kepala Dinas di tingkat kabupaten secara langsung dan melakukan survey ke lapangan bersama di 4 kabupaten yang dikunjungi. Selain itu, Tim BPIW juga sempat melakukan diskusi secara langsung dengan Bupati Kabupaten Biak Numfor Bpk. Herry Ario Naap S.Si, M.Pd dan Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Bapak Tony Tesar S.Sos terkait program percepatan di masing-masing kabupaten.

Pembahasan yang dilakukan adalah pembahasan usulan program yang dapat menyelesaiakan isu utama, mempunyai daya ungkit pembangunan perekonomian besar pada wilayah tersebut dan bersifat urgent / mendesak sehingga dibutuhkan penanganan khusus. Isu utama di Kabupaten Biak Numfor adalah masih buruknya aksesibilitas di Kabupaten Biak Numfor, hal ini menyebabkan adanya ketimpangan pertumbuhan terutama di wilayah Barat Pulau Biak. Berpindah pada Kabupaten Supiori yang merupakan tetangga Kabupaten Biak Numfor, belum tersambungnya jalan lingkar mengakibatkan terdapat beberapa kampung di Supiori Barat masih terisolir. Selanjutnya adalah pada Kabupaten Kepulauan Yapen dengan isu utama yang sama yaitu adanya jalan lingkar pulau yang belum tersambung secara utuh sehingga berdampak pada pertumbuhan suatu daerah. Menuju Kabupaten Waropen yang berada di daratan Pulau Papua, kabupaten ini merupakan kabupaten yang aksesibilitasnya paling buruk dikarenakan untuk bisa mencapai Kabupaten Waropen hanya bisa dilalui melalui jalur laut saja. Jalur Trans Papua Utara yang melewati Kabupaten Waropen masih belum tersambung.

Diskusi Pembahasan matriks dilaksanakan secara aktif dua arah dan menghasilkan program yang diharapkan dapat memberikan solusi kepada permasalahan di 4 kabupaten tersebut. Tindak lanjut dari diskusi ini adalah akan diadakan diskusi pembahasan ditingkat provinsi dan direktorat teknis terkait di Internal kementerian PUPR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *