Rapat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur untuk Menyiapkan SDM Papua yang Handal secara Holistik

Rapat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur untuk Menyiapkan SDM Papua yang Handal secara Holistik

Hari Senin tanggal 3 Agustus 2020 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur untuk Menyiapkan SDM Papua yang Handal secara Holistik yang dipimpin oleh Bapak Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan dihadiri lintas Kementerian/Lembaga terkait yaitu BKPM, Kemendagri, Kemenhub, Kemendikbud, Kemenaker, Kantor Staf Presiden,  Disperindag Koperasi UKM dan tenaga kerja Provinsi Papua, dan PT. Freeport Indonesia.

Bapak Wakil Menteri PUPR menyampaikan bahwa  pengembangan sumber daya manusia di Pulau Papua yang sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur, terutama pengembangan SDM untuk orang asli Papua (OAP). OAP perlu dibekali dengan kemampuan khusus agar bisa ikut berkontribusi dalam pembangunan Pulau Papua.

Dalam sesi presentasi dari Tim PT. Frepoort Indonesia yang diwakili oleh Papuan Human Capital Incorporation Team disampaikan mengenai program Mambruk Papua (Membangun Manusia Unggul bagi Kemakmuran Papua). Program ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia terutama Orang Asli Papua dengan meningkatkan soft skill agar dapat berkompetisi dalam dunia kerja dan meningkatkan pembangunan di Pulau Papua. Hal ini penting karena OAP memiliki kemampuan yang baik tetapi perlu diasah lebih lanjut agar dapat berkembang lebih baik.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi, pada sesi ini Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri berpendapat bahwa perlu ada fokus baru dalam pembangunan di Papua yaitu pembukaan lapangan kerja dan transfer soft skill terutama untuk OAP. Kepala BPIW, Kementerian PUPR memberikan rekomendasi pembangunan SDM di Pulau Papua di sektor PUPR yaitu program 3 in 1 jasa konstruksi bagi OAP, program percepatan insinyur, pembentukan Balai Pelatihan Konstruksi, program sertifikasi siswa SMK terkait infrastruktur dan kerjasama perguruan tinggi Teknik dengan politeknik PUPR.

Perwakilan Kantor Staf Preseiden memberikan informasi mengenai penyusunan Rinpres untuk percepatan pembangunan kesesjahterahan di Pulau Papua dengan 5 (lima) fokus prioritas dimana prioritas utama adalah pembangunan sumber daya manusia sesuai kondisi sosial budaya Papua, Badan Koordinasi Penanaman Modal mendukung penyusun Rinpres tersebut karena memang diperlukan payung hukum yang kuat sebagai dasar kebijakan pelaksanaan kegiatan pengembangan SDM di Pulau Papua.

Untuk dukungan sarana dan prasarana pengembangan SDM di Pulau Papua, Kemenaker siap membangun Balai Latihan Kerja untuk dapat mencetak masyarakat yang langsung siap bekerja. Sementara dari Kemendikbud siap membangun perguruan tinggi negeri dengan pembiayaan terpusat. Pengembangan SDM ini juga didukung dari perwakilan Disperindang, koperasi, UKM dan tenaga kerja Provinsi Papua yang menyatakan kompetensi warga di Pulau Papua sudah baik hanya membutuhkan pelatihan soft skill yang lebih baik lagi.

Rapat diakhiri dengan penutup oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Wakil Menteri PUPR mengharapkan anak – naka OAP bisa dilatih secara maksimal dan menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan Pulau Papua serta otonomi khusus Pulau Papua harus dievaluasi secara menyeluruh dan diharapkan ada kontribusi yang lebih maksimal dari PT. Freeport Indonesia dalam meningkatkan SDM OAP di Pulau Papua.

Tindak lanjut pertemuan ini adalah pengembangan SDM di Papua harus dipantau secara berkala. Diharapkan penyusunan Rinpres Percepatan Pembangunan Kesejahterahan di Pulau Papua dapat segera disahkan agar menjadi acuan utama dalam pengembangan SDM di Pulau Papua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *