Penyusunan Strategi Implementasi Keterpaduan Infrastruktur PUPR dan Non PUPR Kota Baru Sofifi

Info Grafis SOFIFI

Sejak diresmikan pada tahun 2010 sebagai ibukota Provinsi Maluku Utara, dan kembali dicanangkan pada tahun 2015, Kota So􀃶􀃶 belum optimal menjalankan fungsinya sebagai pusat pemerintahan provinsi, pusat perdagangan dan jasa regional, serta pusat simpul transportasi dan permukiman perkotaan.

Strategi Pengembangan

  • Mengembangkan pusat-pusat kegiatan yang memiliki aksesibilitas eksternal yang memadai dan mudah terjangkau dari kawasan permukiman.
  • Mengembangkan kawasan perdagangan dan jasa secara terpadu pada pusat-pusat kegiatan, simpul-simpul transportasi, serta koridor-koridor jalan arteri.
  • Mengembangkan pusat koleksi, pengolahan dan distribusi Pulau Halmahera.
  • Meningkatkan skala pelayanan fasilitas kesehatan dan pendidikan.
  • Meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan sistem jaringan transportasi regional untuk menjamin aksesibilitas yang tinggi antar wilayah di Provinsi Maluku Utara.
  • Mengembangkan keterpaduan sistem jaringan transportasi darat, transportasi laut, dan transportasi udara, untuk menjamin aksesibilitas yang tinggi antar wilayah di Halmahera.
  • Meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan air minum, air limbah, drainase, dan persampahan secara terpadu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Baru Sofifi.

Isu Pengembangan

  • Pengembangan Bandara Kuabang Kao di Halmahera Utara sebagai alternatif dari Bandara Sultan Baabullah – Ternate.
  • Permanfaatkan embung Kota Baru Sofifi belum maksimal.
  • Tingkat pelayanan air minum Kota Baru Sofifi baru mencapai 26,64%, yang dilayani oleh IPA Kaiyasa.
  • Belum termanfaatkannya IPAL diperumahan ASN, sehingga tingkat pelayanan air limbah Kota Baru Sofifi masih 0%.
  • Belum termanfaatkannya TPA Regional Tabu Damain karena belum tersedia akses jalan.
  • Rumah yang tersedia untuk ASN 390 unit, sementara jumlah ASN 4.138 orang, backlog 3.748 Unit rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *